Kebebasan dan Tanggung Jawab

Statue-540x249

Kebebasan sering kali dikenal sebagai budaya barat, yang bersifat liberal. Apakah berarti kita tidak menyenangi kebebasan? Saya yakin sebagai manusia dan bangsa dewasa kita menginginkan adanya kebebasan, kebebasan berpendapat, kebebebasan berbicara, kebebasan menentukan nasib sendiri dan lain sebagainya. Mungkin itulah 70 tahun yang lalu Bapak bangsa kita berjuang untuk mendapatkan kemerdekaan.

Kalau benar demikian mengapa kita sangat alergi terhadap istilah kebebasan atau liberal. Pertanyaan ini yang terus menggema di kepala saya, karena setelah saya cari-cari kebebasan ini memang sering kali jadi tujuan kita, tetapi mengapa kita tidak menyenangi liberalisasi?

Suatu pencerahan saya peroleh dari buku “Man Search for Meaning” dari Victor Frankl, beliau mengatakan:

Freedom, however, is not the last word. Freedom is only part of the story and half of the truth. Freedom is but the negative aspect of the whole phenomenon whose positive aspect is responsibleness. In fact, freedom is in danger of degenerating into mere arbitrariness unless it is lived in terms of responsibleness

Yang jika diterjemahkan artinya:

Kebebasan bukanlah kata yang terakhir. Kebebasan hanya merupakan bagian dari cerita dan setengah kebenaran. Kebebasan adalah aspek negative dari suatu fenomena yang aspek positifnya adalah tanggung jawab. Bahkan, kebebasan berada pada bahaya ketidakpastian, kecuali ia hidup dalam tanggung jawab.

Setelah saya renungi, saya tidak bisa lebih setuju dari kata-kata Victor Frankl ini, kebebasan dan tanggung jawab adalah satu kesatuan. Sebelum kita memiliki tanggung jawab yang memadai, kebebasan hanya akan membawa kita kepada bencana. Seperti anak kecil yang mengendarai mobil, kebebasan yang tidak bertanggung jawab akan membawa malapetaka. Sebaliknya juga benar, ketika kita mengekang kebebasan orang yang memiliki tanggung jawab, hal ini juga akan menyebabkan malapetaka.

Sehingga jika anda mendengar istilah liberal, anda bisa menganalisa apakah hal ini diletakkan dalam konteks yang benar, apakah ada tanggung jawab yang menyertainya. Kebebasan yang disertai rasa tanggung jawab adalah kebebasan yang tertinggi (dalam konteks di luar agama ya J).

Jika anda mencari kebebasan, coba cari sisi lainnya, sisi tanggung jawab, saya yakin anda akan menemukan kebebasan di dalamnya.  Tanggung Jawab adalah buah dari peradaban Timur, Kebebasan adalah buah dari budaya dari peradaban Barat, memeluknya, kita memeluk dunia.

Oleh karena itu muncul suatu inisiatif di Amerika untuk membangun Statue of Responsibility untuk mengimbangi Statue of Liberty yang sangat terkenal.

Picture taken from : http://tcdodenver.blogspot.co.id/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: