Uang, Tanggung Jawab dan Karakter

social-responsibility

Images taken from aishtechnologies.com

Uang adalah Pelayan yang sangat baik, tetapi Tuan yang sangat buruk

Setiap orang saat ini tampaknya sangat sibuk mencari uang, dan tentu ini adalah hal yang sangat baik untuk dilakukan, karena mencari nafkah adalah hal yang sangat terhormat yang selalu di dorong oleh berbagai keyakinan agama, mencari nafkah adalah bagian dari ibadah.

Kemudian kenapa orang mencari uang?  Karena uang ini memberikan kebebasan kita dalam memenuhi kebutuhan kita dan keluarga kita.  Karena kita dengan mudah membeli daging, mobil, rumah ataupun mempekerjakan orang-orang. Uang menyederhanakan segala prosesnya, bayangkan jika kita harus menggunakan cara-cara barter, pasti akan repot sekali. Uang melakukan kuantifikasi nilai-nilai barang dan jasa, sehingga kita dapat bertransaksi dengan mudah.

Kita dapat melakukan hal-hal yang hebat dengan uang, kita bisa berderma, membangun komunitas, membuka lapangan pekerjaan baru dan hal-hal yang baik, yang tidak bisa kita lakukan tanpa adanya uang, karena prosesnya akan menjadi sangat rumit sehingga kita akan tenggelam didalamnya.

Tetapi ada masalah yang sangat dalam dengan pendekatan ini, jika kita tidak berhati-hati tidak semua bisa dihargai dengan uang, kejujuran, kebahagian, karakter, persahabatan dan lain sebagainya. Uang ini hanya seperti fenomena gunung es, yang kelihatan hanya sebagian kecil dari keseluruhannya. Hanya sebagian kecil dari kehidupan kita.

Hal-hal ini menyebabkan dua masalah utama dengan uang:

  • Uang mendorong orang menjadi individualis, karena mendorong kita hanya untuk memaksimalkan keuntungan.
  • Uang mendorong kita menjadi tidak bertanggung jawab, karena melupakan sisi kualitatif hanya berfokus pada sisi kuantitatif

Karena itu ketika kita menjadikan uang ini sebagai tujuan, pasti dan jelas kita akan mengalami masalah yang luar biasa, karena kita melihatnya secara imparsial (tidak utuh). Kita akan frustasi, seperti jika anda tersesat di kota dengan peta yang salah yang anda anggap  benar. Anda akan stress karena segala sesuatu tidak berjalan sesuai dengan harapan anda.

Tetapi jika anda menyadari bahwa uang dan keekonomian merupakan bagian dari kehidupan ini, bukan keseluruhan, anda dapat menggunakannya sesuai dengan perannya, tidak mengecilkan ataupun membesar-besarkannya.  Anda bisa memanfaatkannya dengan bertanggung jawab, tidak untuk menghancurkan lingkungan atau kemanusiaan, tetapi membangunnya.

Oleh karena itu, ketika anda ingin membangun keluarga, team ataupun lingkungan anda, pastikan anda membangun karakter anda dan orang-orang di sekitar anda, karena hal inilah yang memberikan hasil lebih holistic. Mengarahkan orang-orang hanya untuk mendapatkan reward ekonomi, tanpa membangun karakter, hanya mendorong mereka ke arah ke serakahan dan sifat yang tidak bertanggung jawab yang cepat atau lambat akan menghancurkan anda, orang-orang di sekitar mereka dan diri mereka sendiri.

Ketika anda membangun karakter, orang akan didorong menciptakan nilai-nilai, sehingga output akan meningkat dan akan mensejahterakan orang-orang dengan lebih baik. Tidak ada yang dapat menggantikan karakter, bahkan mekanisme kontrol dan hukum hanya mengurangi efeknya buruk dari tiadanya karakter yang memadai.

Dan janganlah takut anda akan mati konyol di dunia ini dengan cara-cara yang benar, tetapi bukan berarti saya menganjurkan anda untuk menjadi lugu.  Dengan membangun karakter, saya yakin hidup kita akan lebih bernilai, jauh dari stress, lebih sehat dan menyenangkan untuk dijalankan. Mungkin anda tidak memiliki uang ataupun kekuasaan yang luar biasa besar, tetapi anda akan bercukupan dan lebih sejahtera dibanding mereka. Seperti pepatah jawa, Ini jaman gila, yang tidak gila tidak kebagian. Tetapi seberuntungnya orang gila, masih lebih beruntung orang yang ingat.

Advertisements

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑